Subsidi Energi di Indonesia Perlu Reformasi

0
344

Fabby Tumiwa

Subsidi telah menjadi candu bagi masyarakat dan ekonomi Indonsia. Indonesia memberikan subsidi dengan berbagai bentuk kepada banyak sekali sektor ekonomi. Subsidi energi, khususnya, diberikan dalam bentuk harga jual bahan bakar yang rendah, dibawah harga pasar atau biaya produksi, pemberian pembebasan atau keringanan pajak dan pinjaman yang didukung (dijamin) pemerintah untuk Perusahaan Listrik Negara (PLN) atau perusahaan energi lainnya.

Subsidi BBM secara khusus telah menjadi isu politik yang rumit dan sensitif, walaupun begitu kebijakan ini sesungguhnya tidak lagi dapat dikategorikan sebagai perangkat kebijakan publik yang effektif untuk konteks pembangunan Indonesia saat ini. Subsidi BBM lebih banyak dinikmati oleh kelompok kelas menengah perkotaan yang berpendapatan menengah dan kaya, tetapi sedikit sekali manfaat langsung yang dinikmati oleh masyarakat miskin. Walaupun begitu, realitas ini tidak menjadi perhatian utama oleh segelintir elit politik dan Presiden SBY, dan masih saja menggangap bahwa subsidi memberikan manfaat yang lebih besar bagi orang miskin.

Dalam artikel yang ditulisnya di majalah energi berbahasa Inggris, RESPECTS edisi 3, Vol. 2-2012, yang diterbitkan pada bulan Juli, Fabby Tumiwa menjelaskan aspek ekonomi politik subsidi BBM di Indonesia dan menyajikan argumentasi mengapa subsidi BBM di Indonesia memerlukan reformasi total, sehingga manfaat subsidi BBM dan energi lainnya dapat diterima oleh orang miskin.

Artikel tersebut diatas (dalam bahasa Inggris) dalam diunduh disini.

Download File: FFS_Respects Vol 2-2012

BAGIKAN