Kertas Posisi IESR: Akselerasi Pembangunan Listrik Surya Atap di Indonesia

0
183

Indonesia adalah negara dengan potensi energi surya yang cukup besar. Data dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukan jika potensi surya Indonesia mencapai 559 GW. Potensi teknis ini dihitung dengan teknologi PV dengan efisiensi 15%.

Namun dalam pelaksanannya hingga kini potensi pengembangan listrik surya masih terbilang kecil, tidak lebih dari 100 MW. Angka jauh tertinggal dari negara tetangga di ASEAN seperti Thailand yang sudah mencapai orde gigawatt dengan kapasitas 2,7 GW, atau negara lain seperti Singapura yang telah mencapai 130 MW, Malaysia 375 MW dan Filipina sebesar 885 MW.

Kerta posisi IESR menjabarkan tentang kondisi Listrik Surya Atap di Indonesia, serta sejumlah masukan yang bisa bisa digunakan agar percepatan pembangunan listrik surya atap dapat diwujudkan, mendorong Indonesia mencapai orde 1 gigawatt pertama di tahun 2020 atau diserukan dalam  kampanye #1BY20.

 

Kerta Posisi IESR dapat diunduh di sini