Diskusi Harapan, Tujuan dan Posisi Indonesia pada COP-16 Cancun

Nov, 30 2010

Penulis :

Laporan Kegiatan

Kegiatan berlangsung sejak pukul 10.15 dengan pembicara pertama Bapak Rachmat Witoelar, sebagai perwakilan Delegasi RI. Pembicaraan banyak berkisar dalam posisi Indonesia dan secara keseluruhan membicarakan Cancun Outcome. UNFCC diakui beliau sebagai salah satu perundingan yang kompleks dan alot. Sementara itu kecenderungan permasalahan perubahan iklim ini bukanlah hanya masalah lingkungan saja, tetapi sudah politis. Posisi Indonesia masih mengambil jalan tengah, dengan mencoba menargetkan penurunan emisi seperti yang dicanangkan Presiden SBY sebesar 26% pada 2020.

Sementara pembicara dari Kementrian Lingkungan Hidup, Ibu Liana Bratasida banyak mengungkapkan opsi-opsi dan skenario perundingan COP16 Cancun. Mekanisme pendanaan juga banyak dibicarakan mengingat Indonesia membutuhkan dana untuk mitigasi dan adaptasi iklim.

Artikel Terkait
Aug, 6 2019

Indonesia is known for its abundance of sunny days. The country receives 3.6 – 6 kWh/m2/day of solar irradiation intensity, equivalent to annual power output

May, 25 2010

Hasil Penelitian Sementara Adaptasi Perubahan Iklim Wilayah Urban Jakarta, 26 Mei 2010 Jakarta dan Jawa diperkirakan akan mengalami bencana banjir dahsyat yang luar biasa dalam

Dec, 21 2011

Pertemuan Menteri-Menteri Bidang Mineral ASEAN (ASEAN Ministerial Meeting on Mineral/AMMin) yang diselenggarakan di Hanoi, Vietnam, 9 Desember 2011 mengesahkan ASEAN Mineral Cooperation Action Plan (AMCAP)

May, 24 2013

 Energi dan pembangunan memiliki korelasi yang kuat. Sebagai salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang relatif tinggi, penyediaan energi merupakan salah satu tantangan terbesar bagi

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close
Support Online
 
Chat
 
Support Online
+