Profil Staf

Fabby Tumiwa

Fabby Tumiwa iesrDirektur Eksektutif

Fabby Tumiwa adalah Direktur Eksektutif Institute for Essential Services Reform (IESR). Fabby dikenal sebagai salah satu pakar dalam isu energi di Indonesia, kebijakan perubahan iklim dan industri ekstraktif. Bekerja lebih dari lebih dari lima belas tahun untuk pembangunan energi terbarukan, kebijakan kelistrikan, energi efisiensi dan perubahan iklim, Fabby menuliskan pemikirannya dalam sejumlah artikel di media massa dan berbicara di berbagai forum pertemuan internasional.

Selama lima belas tahun pula Fabby telah menjadi anggota delegasi Indonesia untuk konferensi perubahan iklim dan memberikan analisa dan masukan yang berkaitan dengan pendanaan dan mitigasi. Fabby pernah menjadi anggota kelompok kerja pendanaan iklim dan negosiasi internasional pada Dewan Nasional Perubahan Iklim (DNPI). Saat ini dia menempati posisi sebagai anggota kelompok kerja sektor energi dalam Dewan Pengarah Perubahan Iklim, dan sekaligus anggota dewan amanat Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) sejak tahun 2014.

Ayah dari dua orang anak ini adalah anggota satuan tugas Sumba Iconic Island di bawah Kementrian Energi dan Sumber Daya Mineral. Dia memberikan masukan kebijakan kepada kementrian pemerintah di Indonesia dan lembaga organisasi internasional seperti UNDP, Bank Dunia, GIZ dan USAID.

Kontak Fabby Tumiwa: fabby_at_iesr.or.id.

Henriette Imelda Rambitan

imelda iesrSenior Program Officer Climate and Energy

Henriette Imelda Rambitan atau akrab disapa dengan Ime bergabung dengan IESR pada September 2009. Sebelumnya, Ime bekerja di NGO Pelangi selama tiga tahun dan fokus pada isu mitigasi perubahan iklim, khususnys isu-isu perdagangan karbon (CDM dan Voluntary Market)
Sepanjang pengalaman karirnya, Ime telah memfokuskan perhatannya untuk penelitian mengenai mitigasi dan perubahan iklim di tingkat komunitas, khususnya untuk pengembangan energi terbarukan (mikrohidro) dan efisiensi energi yang menjadi bagian dari program South South North (SSN), sebuah jaringan NGO yang bekerja di enam negara: Brazil, Indonesia, Mozambique, Bangladesh, Afrika Selatan dan Tanzania).

Tahun 2004-2005, perempuan yang memiliki hobi travelling ini bekerja sebagai asisten peneliti Shell International Chemical, yang melakukan penelitian pada unit CO2 removal untuk pabrik Etilen Oksida Ethylene Glycol milik Shell.

Kontak Henriette Imelda Rambitan: imelda_at_iesr.or.id.

Kharina Dhewayani

Kharina Dhewayani iesrAdministrative and Finance Manager

Kharina Dhewayani pertama kali bergabung di IESR pada tahun 2009. Kharin, demikian dia biasa disapa kini tengah menyelesaikan studi strata dua (S-2) di Universitas Mercu Buana Jakarta. Kharin adalah lulusan dari Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) jurusan Hukum Pajak pada tahun 1996 dan melanjutkan studinya di Universitas Sumatera Utama untuk meraih gelar sarjana di jurusan Akuntansi Ekonomi.

Sebelum bergabung dengan IESR, Kharin adalah seorang auditor pajak di Kantor Pelayanan Pajak di Medan. Dia kemudian pindah ke Jerman dan bekerja staf di AWO, Duisburg, North Rhein Westfallen selama tiga setengah tahun. Setelah kembali ke Indonesia, perempuan bertubuh mungil ini kemudian bergabung dengan NGO Heifer International sebagai Finance Program Officer dan bertanggung jawab atas internal audit dan monitoring budget untuk 35 NGO lokal sekitar Sumatera.

Kontak Kharina: kharina_at_iesr.or.id.

Yesi Maryam

Yesi Maryam iesrOutreach Officer

Yesi Maryam pertama kali bergabung di IESR pada tahun 2009 sebagai Outreach Officer untuk program industri ekstraktif . Sebelumnya, alumni dari FISIP UI ini bekerja sebagai staf komunikasi di sejumlah program pemberdayaan masyarakat seperti Program Pengembangan Kecamatan, Program Pendidikan Dasar Indonesia Australia dan Program Pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Yesi memiliki minat dalam pengembangan media komunitas -khususnya untuk kelompok akar rumput-dan bergabung di Yakoma PGI sebagai fasilitator lepas untuk pengembangan video komunitas. Dia juga menjadi anggota komunitas jaringan sosial untuk peningkatan kualitas lingkungan di Jakarta.

Kontak Yesi Maryam: yesi_at_iesr.or.id.

Erina Mursanti

Erina Mursanti iesrResearch Officer for Energy and Extractive Industries

Erina pertama kali bergabung di IESR pada Januari 2008 sebagai program officer pada program akses untuk energi dan perubahan iklim. Erina yang merupakan alumni dari Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia memulai karir profesionalnya di Yayasan KEHATI dan menangani sejumlah proyek yang berkaitan dengan energi dan perubahan iklim. Sepanjang perjalanan karirnya Erina banyak melakukan penelitian dan aktif dalam jaringan kerja dengan para praktisi dan kelompok masyarakat sipil.

Erina kemudian melanjutkan studinya untuk jenjang master dengan mengambil jurusan sustainable resource management di Technische Universität München (TUM), Munich, Jerman. Selama menjalani masa studinya, Erina juga aktif terlibat dalam berbagai riset di kampunya dan bekerja di Ethiopia untuk mendalami isu mengenai manajemen sumber daya alam. Pada Agustus 2014, Erina kembali bergabung dengan IESR sebagai Research Officer untuk program industri ekstraktif.

Kontak Erina: erina_at_iesr.or.id.

Saidah

Saidah iesrAssistant Administration Officer

Saidah bergabung dengan IESR pada September 2012 sebagai Assistant Administration Officer, dan bertanggung jawab untuk mengelola sistem administrasi keuangan dan logistik. Ibu dengan tiga orang anak ini menyelesaikan pendidikan di tingkat sekolah menengah atas di tahun 1995, dan memulai karirnya sebagai sales representative di sejumlah perusahaan produk makanan dan busana. Saidah menyukai hobi memasak dan mendengarkan musik.

Kontak Saidah: saidah_at_iesr.or.id.

Yuni Kurniyatiningsih

yuni-kurniyatiningsihProgram Manager Energy Delivery Model (EDM) Project

Yuni Kurniyatiningsih adalah manager program untuk Proyek Energy Delivery Model yang dilaksanakan di tiga negara ASEAN, yakni Indonesia, Myanmar dan Kamboja. Sebagai manajer program Yuni bertanggung jawab untuk kegiatan penelitian, pelatihan serta pelaksanaan proyek di wilayah percontohan di Indonesia.

Yunika demikian dia disapa bergabung di IESR pada Desember 2015. Sebelumnya, Yunika telah bekerja lebih dari 8 tahun di berbagai NGO baik di tingkat lokal maupun internasional dan juga lembaga donor seperti; AWO International, KPI, JRS, SDI dan Cardno-DFAT. Yunika juga berpengalaman dalam mengelola sejumlah proyek di luar negeri seperti di Filipina, Myanmar dan Cambodia.

Yunika memfokuskan isu kepada Gender dan Lingkungan. Pada tahun 2010, melalui program pengelolaan sampah di Yogyakarta dan Danau Toba, Yunika terpilih sebagai salah satu tokoh yang menginspirasi yang ditampilkan dalam sebuah buku yang berjudul ““Negen Plagen Tegelijk (Hoe Overleven We de Toekomst)” yang diterbitkan di Belanda. Buku ini juga diterjemahkan dalam bahasa Inggris berjudul “Nine Plagues at Once (How to survive the future: in which the nine main threats are described between now and 2050), profile dan kerja Yunika dapat dibaca di halaman 81-85.

Lulusan Fakultas Ilmu Budaya dan Hukum UGM, serta Social Welfare dari JNCSW (Japan National Council Social Welfare) ini sangat menyukai musik dan travelling. Travelling bagi Yunika seperti sebuah perjalanan hidup, dan musik adalah soundtrack yang berdendang untuk mengiringi perjalanan hidupnya.

Kontak Yunika: yunika@iesr.or.id

Hening Marlistya Citraningrum

hening-marlistya-citraningrumProgram Manager – Sustainable Energy Transition

Hening Marlisya Citraningrum adalah manajer untuk program Sustainable Energy Transition dan bertanggung jawab untuk pengelolaan riset dan pelaksanaan proyek untuk peningkatan akses dan kualitas penyediaan energi, serta integrasi energi baru dan terbarukan di Indonesia.

Citra demikian dia biasa disapa bergabung di IESR pada Juni 2016. Citra memiliki gelar PhD di bidang teknik kimia yang diraihnya dari Taiwan Tech dengan konsentrasi penelitian di bidang pengelolaan lingkungan. Selama studi tersebut, Citra juga menjadi research assistant dan terlibat dalam berbagai penelitian terkait manajemen dan isu keberlanjutan lingkungan, seperti pengolahan air dan limbah, pembuatan biofuel, dan rainwater harvesting.

Hasil penelitiannya telah dipublikasikan di beragam konferensi dan jurnal internasional. Citra juga menjadi salah satu penulis sebuah buku mengenai presipitasi dan dampaknya pada lingkungan.

Sebelum bergabung dengan IESR, Citra bekerja di sektor community development, menambah pengalamannya di bidang behavioral assessment, facilitation, dan stakeholder engagement.

Citra dapat dihubungi melalui: citra@iesr.or.id.