Trafo PLN Gampang Rusak Listrik Terganggu Sampai Oktober

Jul, 23 2010

Penulis :

OLEH: MILA NOVITA

Jakarta – Trafo yang berada di Gardu Induk Jakarta rawan rusak, padahal PT Perusahaan Listrik Negara menggunakan merek terkenal dari Eropa yang banyak digunakan di seluruh dunia. Sementara itu, enam trafo baru akan berfungsi bulan Oktober.

Kasus meledaknya trafo arus (current transformer/CT) 150/20 kilovolt (KV) yang me­nyebabkan pembangkit di Mua­­ra Karang tidak berfungsi normal itu semestinya tidak mem­­buat listrik Jakarta padam.
Pengamat kelistrikan Fabby Tumiwa mengatakan, pemadaman listrik pada Rabu (20/7) lalu membuktikan sistem proteksi pembangkit tidak berjalan baik. Jika sistem proteksi tersebut berjalan baik, tidak semua pembangkit yang ada di PLTGU Muara Karang itu mati. “Yang rusak kan hanya bagian CT dalam sistem trafo, tapi kenapa cuma karena satu itu menyebabkan seluruh pembangkit mati. Artinya, ada proteksi yang tidak berjalan,” kata Fabby kepada SH, Jumat (23/7).

Kalaupun pembangkit itu mati, Jakarta juga tidak harus mengalami pemadaman listrik jika sistem kelistrikannya optimal. Beban listrik dari pembangkit yang padam itu dapat dialihkan ke pembangkit lain melalui gardu induk yang ada. Persoalannya, gardu-gardu induk di Jakarta seluruhnya sudah terbebani lebih dari 80 persen dari kapasitasnya.

“Sebenarnya cadangan di Jawa-Bali cukup. Kalau ada kehilangan 700 MW harusnyabisa dialihkan dari cadangan daya pembangkit lain. Tetapi ini tidak terjadi karena kapasitas GI sudah melebihi 80 persen. Jadi tidak bisa dialihkan ke gardu induk lain,” kata Fabby.

Berdasarkan keterangan PLN, CT tersebut buatan ABB yang diperiksa setiap duatahun. Pemeriksaan ini terbilang rutin karena di negaranya sendiri pemeriksaan dilakukan empat tahun sekali. Pada pengecekan terakhir di tahun 2008, kondisi trafo yang masa pakainya selama 20 tahun ini masih dalam keadaan baik.

Akibat meledaknya trafo tersebut, pembangkit listrik tenaga gas uap (PLTGU) Muara Karang kehilangan beban sekitar 750 MW sehingga hanya mampu mengalirkan listrik sebesar 80 MW.

Direktur Utama PLN Dahlan Iskan sendiri mengatakan, dalam lima tahun, ada sembilan kasus trafo meledak. Peristiwa yang terjadi di Muara Karang yang mengakibatkan padamnya listrik di sebagian wilayah Jakarta sejak Rabu (21/7) lalu juga disebabkan oleh meledaknya trafo tersebut. “Apakah ini karena desainnya salah, waktu masang salah, atau karena stres karena goyangan, kimia, atau suhu. Tapi kami curiga ini karena desain,” kata Dahlan kepada wartawan di Kantor Pusat PLN, Jakarta, kemarin.

Di Jakarta, trafo merek ini berjumlah 1.480 buah. Ada kemungkinan trafo-trafo itu kembali bermasalah jika musim panas tiba. “Saya takut satu atau dua hari lagi, ketikatidak ada hujan dan suhu panas sekali, akan meletus-letus terus,” kata Dahlan.

Ketidaknyamanan ini memaksa Dahlan memanggil produsen trafo asal Swedia tersebut untuk dimintai keterangan sekaligus meminta mereka memeriksanya.
Dahlan mengakui, sistem kelistrikan Jakarta kekurangan trafo meskipun suplainya cukup. Trafo yang ada saat ini bekerja dengan kapasitas 90 persen sehingga tidak memiliki kapasitas cadangan. Ketika terjadi kecelakaan seperti di Muara Karang dan di GI Cawang beberapa waktu lalu, beban listrik tidak dapat dialihkan ke tempat lain.
Dahlan mengaku telah melakukan tender trafo untuk memenuhi kekurangan itu sebanyak enam buah. Awalnya ia ingin melakukan penunjukan langsung, tapi hal itu berisiko ia masuk penjara akibat dicurigai ada korupsi.

Enam trafo hasil tender itu baru akan berfungsi di bulan Oktober. “Trafo-trafo itu akan dipasang di GI Gandul (Depok), Bekasi (Jawa Barat), Kembangan (Jakarta Barat), Cibatu (Jawa Barat), Cilegon (Banten), dan Paiton (Jawa Timur). Paiton juga penting untuk Pantura,” kata Dahlan. Pemasangan enam trafo itu diakui Dahlan dapat mengurangi beban kelistrikan Jakarta.

Artikel Terkait
Dec, 19 2018

Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam kajian Institute for Essential Services Reform (IESR), yang bertajuk Indonesia Clean Energy Outlook: Reviewing 2018, Outlooking 2019 ini memperkirakan prospek energi

Jun, 14 2010

Senin, 14 Juni 2010 13:07 Jakarta – Wacana listrik gratis bagi pelanggan 450 volt ampere (VA) yang dilontarkan Direktur PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Dahlan

Oct, 2 2013

JAKARTA – Koordinator Working Group on Power Sector Restructuring (WGPSR) Fabby Tumiwa menilai, keterlambatan pergantian turbin Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap (PLTGU) Belawan, Medan, juga

May, 4 2010

Perlu Ditingkatkan Akses terhadap Listrik Rabu, 5 Mei 2010 | 03:54 WIB Jakarta, Kompas – Kelompok Bank Dunia didesak menghentikan pembiayaannya terhadap industri ekstraktif dan

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close
Support Online
 
Chat
 
Support Online
+