Skip to content
IESR_Policy Notes_Indonesia Memerlukan Pendanaan Khusus untuk Energi Terbarukan-page-001

Policy Note: Indonesia Memerlukan Pendanaan Khusus Untuk Energi Terbarukan

Pembelajaran dari Jerman, Cina, dan India

Keberhasilan Jerman, Cina, dan India mengembangkan pembangkit energi terbarukan secara massif tidak dilepaskan dengan adanya mekanisme dan instrumen pendanaan yang dirancang khusus oleh pemerintah. Instrumen pendanaan ini dipakai untuk membiayai kebijakan tarif seperti feed-in-tariff (FiT) yang awalnya masih cukup tinggi, dan menjadi sumber pendanaan lunak bagi para pengembang dan investor, serta instrumen mitigasi risiko untuk proyek energi terbarukan.

Belajar dari ketiga negara tersebut, Indonesia juga membutuhkan pendanaan energi terbarukan yang khusus.

Author :

IESR-Secondary-logo

Dengan mengirimkan formulir ini, Anda telah setuju untuk menerima komunikasi elektronik tentang berita, acara, dan informasi terkini dari IESR. Anda dapat mencabut persetujuan dan berhenti berlangganan buletin ini kapan saja dengan mengklik tautan berhenti berlangganan yang disertakan di email dari kami. 

Newsletter 

IESR-Secondary-logo

By submitting this form, you agree to receive marketing-related electronic communications from IESR including news, events, updates and promotional emails. You may withdraw your consent and unsubscribe from these at any time, for example, by clicking the unsubscribe link included in our emails.

Newsletter