IESR Mendukung Seruan Kepada G20 untuk Memprioritaskan Efisiensi Energi sebagai Investasi Infrastruktur

Sep, 29 2015

Penulis :

ex logo

Institute for Essential Services Reform (IESR) mendukung seruan kepada Menteri Keuangan G20 untuk memprioritaskan Efisiensi Energi sebagai investasi infrastruktur. Seruan ini dibuat menjelang pertemuan menteri Energi dan Menteri Keuangan G20 pada tanggal 2 dan 8 Oktober, serta Pertemuan Puncak Pemimpin G20 15-16 November 2015.

IESR bersama dengan 32 organisasi lainnya (NGO, think tank, asosiasi bisnis, aliansi) dari 18 negara menyerukan bahwa efisiensi energi seharusnya menjadi elemen inti (core elements) dari program reformasi ekonomi yang dapat meningkatkan produktifitas dan daya saing ekonomi.

Pengalaman di sejumlah negara anggota G20 menunjukkan bahwa kebijakan dan regulasi yang mempromosikan efisiensi energi di industri, bangunan gedung dan peralatan rumah tangga dapat menarik investasi swasta dan hasilnya adalah meningkatkan produktifitas dan menurunkan permintaan energi.

Walaupun demikian tidak sedikit negara anggota G20 yang menganggap efisiensi energi dan produktifitas energi sebagai sebuah program skala kecil yang hanya mendapatkan pendaan seadanya. Cara pandang ini perlu berubah dengan demikian investasi dalam ha efisiensi energi dapat memperoleh prioritas pendanaan, sama dengan pembiayaan modal untuk infrastruktur lainnya.

Seruan ini mendesak Menteri Keuangan anggota G20 untuk:

  1. Mengklasifikasi investasi untuk efisiensi energi merupakan bagian dari prioritas infrastruktur publik;
  2. Melakukan kajian kebutuhan reformasi struktural yang diperlukan untuk mengatasi hambatan-hambatan pembiayaan dan perkembangan pasar untuk meningkatkan produktivitas sehingga memampukan implementasi Rencana Aksi Energi Effisiensi G20 yang paling cocok untuk masing-masing negara anggota G20;
  3. Berkomitmen untuk menganggarkan dana publik secara cukup untuk memastikan akses pembiayaan yang sama bagi rumah tangga dan untuk menarik investasi swasta skala besar untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas infrastruktur gedung/bangunan.

Silahkan unduh lampiran (Bahasa Inggris):

Download

September 2015.

Artikel Terkait
Jan, 13 2017

Dampak perubahan iklim telah terjadi di seluruh pelosok dunia. Di beberapa tempat di Indonesia, kekeringan, curah hujan dengan intensitas dan frekuensi yang tinggi, telah mempengaruhi

Aug, 20 2018

Apakah pemerintah dan PLN siap beradaptasi terhadap perubahan penyediaan energi listrik? Penggunaan listrik surya atap (solar rooftop) kini menjadi trend di berbagai negara. Penyebabnya, karena

Nov, 21 2018

Duta Besar Inggris untuk Indonesia, ASEAN, dan Timor Leste, Moazzam Malik, mengatakan Indonesia berperan penting dalam pengendalian perubahan iklim dalam mempengaruhi Kesepakatan Paris (Paris Agreement).

Feb, 19 2013

Potensi pasar efisiensi energi untuk industri dan bangunan di Indonesia bernilai miliaran dollar. Studi ADB tahun 2009 memperkirakan nilai pasar energi efisiensi di Indonesia bernilai

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close