Mata Najwa : Buka-bukaan Menteri Energi

Sep, 23 2015

Penulis :

Persoalan energi adalah persoalan sehari-hari, hidup matinya bangsa di kemudian hari. Sektor ini memang luar biasa menggiurkan, incaran para pemburu rente yang tidak segan menekan.

Baru-baru ini publik dikejutkan dengan peristiwa penembakan di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Teror yang memunculkan tanda tanya, siapa pelaku dan motifnya. Apakah ini terkait dengan upaya pemberantasan mafia migas yang digaungkan sang menteri?

Malam ini, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Sudirman Said hadir dan siap buka-bukaan di Mata Najwa.

“Ada seseorang yang datang dan bersimpuh di kaki saya dan berkata Demi Allah saya bukan bagian dari mafia migas,”ungkap Sudirman Said ketika ditanya seputar isu seputar mafia migas.

Sudirman mengakui bahwa ada kekuatan besar yang selama ini bermain dan mengendalikan tata kelola migas di negeri ini.   Mantan Direktur Utama PT Pindad ini juga blak-blakan bagaimana kepentingan-kepentingan politik mewarnai sektor migas.

“Saya juga dibisiki, Mas Dirman, he is too strong,”tegasnya.

Tak hanya bicara soal sengkarut tata kelola migas, Sudirman Said menjawab berbagai tudingan, termasuk hubungannya dengan Menteri Koordinator Maritim dan Sumber Daya, Rizal Ramli.

Kami hadirkan juga Anggota Komisi VII DPR, Inas Nasrullah, Koordinator Divivi Monitoring dan Analisis Anggaran ICW, Firdaus Ilyas serta Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform, Fabby Tumiwa.

Artikel Terkait
Aug, 12 2016

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Rencana PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN untuk mengakuisisi 50 persen saham PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) diminta untuk dikaji kembali.

Nov, 4 2017

Harga listrik dari energi terbarukan yang relatif tinggi dibandingkan energi fosil dinilai membebani keuangan PLN karena membuat biaya operasi BUMN kelistrikan itu kurang efisien. Tapi

Feb, 14 2010

  Jakarta – PT PLN (Persero) didesak untuk segera mencabut penerapan tarif baru bagi pelanggan listrik golongan 6.600 Volt Ampere ke atas karena dinilai tidak

Jun, 29 2018

Jakarta- Tempo.Co. Asosiasi Pengusaha Listrik Swasta Indonesia menolak rencana pemerintah mengetatkan baku mutu emisi pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Juru Bicara Asosiasi Rizal Calvary menganggap revisi

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close