Moving Planet Indonesia = Bersepeda 350 Jam Bali-Yogyakarta-Bandung

Oct, 4 2011

Penulis :

Oleh: Dimas Ari Prasojo dan Siti Badriyah

Bandung menjadi tempat pemberhentian terakhir 8 pesepeda terpilih untuk mengampanyekan pengurangan penggunaan BBM dan menyerukan perilaku ramah lingkungan setelah sebelumnya mereka bersepeda sejauh 1000 km selama 350 jam dari Bali melintasi Yogyakarta dan menepi di Balai Kota Bandung. Kegiatan yang bertajuk “Moving Planet : Gerakan 350 Jam Indonesia Bersepeda” dimulai sejak 13 September 2011 sampai dengan 24 September 2011 didukung oleh 350.org Greeners, WWF Indonesia, Greenpeace, IESR (Institute for Essential Services Reform) dan beberapa komunitas bersepeda termasuk Komunitas Sepeda Bike To Work.

im1im2” Puncak Acara penyambutan Gerakan 350 Jam Indonesia Bersepeda di Bandung, Jawa Barat”

Sebagai puncak acara “Moving Planet : Gerakan 350 Jam Indonesia Bersepeda” yang diadakan di Bandung pukul 14.00-17.00, masyarakat umum serta 28 komunitas sepeda meramaikan acara penyambutan 8 pesepeda INDONESIA BERSEPEDA dengan berbagai acara. Dalam kesempatan ini, IESR dengan tim Sahabat Essential menggalang petisi atas komitmen perubahan gaya hidup hijau untuk mengurangi emisi karbon individu yang telah dilakukan oleh para peserta yang hadir.

im3

im4

“Sobat Essential Rona (sebelah kiri) dan Dimas (kanan) sedang mengumpulkan pernyataan komitmen dari para peserta yang datang”

im5

” Shinta (Sobat Essential) sedang beraksi di samping banner The Essential 4 “

Terkumpul 58 petisi dari para partisipan yang mengikuti acara tersebut. Partisipan terdiri dari bermacam latar belakang yaitu pekerja, mahasiswa, pelajar, pegawai pemerintah, seniman yang umumnya berasal dari Kota Bandung.

Komitmen yang mereka lakukan antara lain :

  • Bersepeda menuju kantor atau kampus. Ada yang mulai dari beberapa hari saja dalam seminggu hingga yang setiap hari bersepeda menuju kantor.
  • Sadar untuk pemakaian energi listrik seperlunya di rumah tangga supaya menghemat energi dan tagihan biaya bulanan.
  • Menggunakan botol minum isi ulang kemana pun beraktivitas.
  • Menggunakan tas tersendiri saat belanja untuk mengurangi sampah plastik.

im6

” Foto bersama susai acara ; Sobat Essential IESR, 350.org, WWF Indonesia, Greeners, dan Greenpeace Tim Sobat Essential pada kampanye ini adalah : Dimas Ari Prasojo, Hiyashinta Klise, Rona C. M, dan Siti Badriyah. “

Artikel Terkait
Nov, 21 2013

Memasuki masa-masa akhir dari COP 19, beberapa hal ternyata mengalami jalan buntu. Isu-isu krusial seperti pendanaan, peningkatan ambisi penurunan emisi dari negara maju, mekanisme untuk

Sep, 7 2018

  Pada akhir Agustus lalu, tarif listrik surya atap di India membuat rekor baru. Hasil lelang rooftop solar pv yang dilakukan oleh Madhya Pradesh Urja

Aug, 7 2018

  Foto: antara Potensi dan Pemanfaatan Energi Surya Indonesia memiliki potensi energi surya yang cukup berlimpah. Data Kementerian ESDM menyebutkan potensi energi surya Indonesia mencapai

Dec, 3 2010

Kompas- Dunia lelah, semua lelah—akibat perundingan bertele-tele di tingkat Kerangka Kerja PBB atas Konvensi Perubahan Iklim. Tidak heran jika gerakan sukarela dari negara pihak kini

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close