PLN Terjebak Dilema, Pertumbuhan Penjualan listrik melambat.

Sep, 4 2017

Penulis :

Melambatnya pertumbuhan penjualan listrik menjadi dilema bagi PT PLN Persero, dimana permintaan listrik hanya mencapai 77,9 gigawatt untuk memenuhi kapasitas di tahun 2026. Situasi ini menimbulkan keraguan untuk mencapai target proyek listrik pemerintah sebesar 35 GW di tahun 2019.

Direktur Eksekutif IESR Fabby Tumiwa mengatakan dengan pertumbuhan saat ini, target yang bisa dicapai di tahun 2019 hanya sebesar 15 GW. Jika sisa target 35 MW tetap dibangun pada tahun 2020 kemungkinan tidak akan terserap dan menimbulkan margin yang tinggi

Baca lebih lengkap tersedia dalam versi Bahasa Inggris

 

Artikel Terkait
Jan, 19 2018

JAKARTA-The Jakarta Post. Perusahaan Listrik Negara (PT PLN Persero) mengatakan akan akan mengalami kerugian pendapatan sebesar Rp. 35.49 triliun jika pemerintah menolak usulan kenaikan tarif

Jan, 15 2012

Rencana Pembatasan BBM Subsidi Aktivitas pengisian bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di SPBU 31.103.03 di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Selasa (3/1/2012). Guna menahan jebolnya anggaran

Apr, 3 2018

JAKARTA, KOMPAS–Pengembangan kendaraan listrik kian mendesak di tengah situasi harga minyak yang terus menanjak. Sampai sekarang, rencana penerbitan peraturan presiden mengenai pemanfaatan tenaga listrik untuk

Feb, 22 2008

[JAKARTA] Pemadaman listrik yang dilakukan Perusahaan Listrik Negara (PLN) akibat tersendatnya pasokan batu bara sebagai bahan bakar pembangkit listrik, dipastikan merugikan kalangan pengusaha, khususnya yang

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close
Support Online
 
Chat
 
Support Online
+