Tarif Listrik dan BBM Tak Naik, Ini Dampaknya

Mar, 8 2018

Penulis :

Jakarta-RILIS.ID. Pemerintah akan segera menerbitkan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2018 yang merupakan perubahan kelima atas PP Nomor 23 Tahun 2010, tentang Pelaksanaan kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batu Bara.

Dengan adanya penetapan itu, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) berjanji tidak akan menaikkan tarif listrik hingga 2019 mendatang.

Ketua Komisi VII DPR Gus Irawan Pasaribu mengatakan, penetapan PP tersebut nantinya bakal mendongkrak inflasi lebih cepat. Sehingga, konsumsi rumah tangga terutama listrik bakal meningkat dan merata.

“Dampak ke inflasi tentunya akan tumbuh dengan cepat. Makannya, sebelumnya kita terus dorong pemerintah agar tidak menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan Bahan bakar minyak (BBM),” katanya kepada rilis.id di Ruang Komisi VII DPR, Jakarta, Rabu (7/3/2018) malam.

Bahkan, kata dia, sejumlah daerah terpencil yang belum mendapatkan listrik, bakal tersalurkan lebih luas. “Tentunya, daerah tertinggal bakal cepat tersalurkan,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengamat Energi Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa menilai, tidak naiknya tarif listrik hingga 2019, maka konsumsi listrik rumah tangga akan tumbuh sekitar 4,5-5 persen.

“Walaupun untuk golongan 2200 volt amper ke atas, konsumsi listrik sudah maksimal, saya kira mungkin tumbuhnya sekitar 4,5-5,0 persen. Kecuali, ada penggunaan perangkat elektrik seperti kompor listrik atau motor listrik,” katanya saat dikonfirmasi rilis.id di Jakarta, Rabu (7/3/2018).

Artikel Terkait
Jan, 7 2003

The Jakarta Post, Jakarta | Tue, 01/07/2003 7:29 AM | Business A’an Suryana, The Jakarta Post, Jakarta A coalition of non-governmental organizations (NGOs) has strongly

Nov, 26 2012

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA –Pengamat energi Fabby Tumiwa menghimbau kepada pemerintah untuk membuat kebijakan pembatasan eksport batubara. Pasalnya menurut Fabby Tumiwa pasokan batubara diperuntukan pembangkit listrik daripada

Dec, 19 2018

Institute Essentials Services Reform (IESR) mencatat tidak ada kemajuan yang berarti dalam pengembangan energi terbarukan di tahun 2018. Diperkirakan 2019 laju energi terbarukan akan semakin

Sep, 23 2015

Persoalan energi adalah persoalan sehari-hari, hidup matinya bangsa di kemudian hari. Sektor ini memang luar biasa menggiurkan, incaran para pemburu rente yang tidak segan menekan.

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close