Request for Proposal (RFP) Research Consultant for Labor Market and Skills Required for Indonesia’s Green Hydrogen Economy

Latar Belakang

Indonesia memiliki potensi energi terbarukan yang sangat besar, menempatkan negara ini pada posisi strategis untuk menjadi produsen utama hidrogen hijau. Sebagai clean energy carrier, hidrogen hijau memiliki peran strategis dalam mendukung dekarbonisasi hard-to-abate sectors, memperkuat ketahanan energi nasional, serta memfasilitasi integrasi energi terbarukan dengan berfungsi sebagai beban fleksibel dan media penyimpanan energi. Selain itu, hidrogen hijau juga membuka peluang untuk memperluas akses terhadap energi bersih di wilayah terpencil.

Pemerintah telah menyusun strategi dan peta jalan nasional untuk pengembangan hidrogen dan amonia, yang menjadi kerangka awal dalam membentuk arah kebijakan di sektor ini. Sejumlah kementerian, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), serta pelaku sektor swasta telah menginisiasi studi kelayakan, proyek percontohan, dan kerja sama lintas negara sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem hidrogen domestik. Inisiatif-inisiatif tersebut menjadi fondasi awal yang penting bagi pengembangan ekonomi hidrogen di Indonesia.

Namun, untuk membuka potensi penuh hidrogen hijau di Indonesia, dibutuhkan lebih dari sekadar infrastruktur dan kebijakan. Hal ini juga memerlukan tenaga kerja yang terlatih. Tahun ini, BAPPENAS telah menerbitkan peta jalan pekerjaan hijau yang memuat pengembangan tenaga kerja untuk transisi energi. Namun, peran dan keterampilan terkait hidrogen dalam peta jalan tersebut masih terbatas pada sektor sistem kelistrikan, sehingga diperlukan eksplorasi lebih lanjut pada keseluruhan rantai nilai hidrogen. Tanpa upaya terkoordinasi untuk mengembangkan keterampilan, sertifikasi, dan sistem pelatihan yang dibutuhkan, transisi hidrogen dapat terhambat oleh kekurangan tenaga kerja, ketidaksesuaian antara keterampilan dan kebutuhan industri, atau kurangnya kesiapan industri lokal.

Menanggapi kebutuhan tersebut, IESR mengundang para pakar dan lembaga yang berkompeten untuk menilai implikasi pasar tenaga kerja dari transisi hidrogen hijau, termasuk mengidentifikasi tantangan dan peluang ekonomi yang muncul, pergeseran jenis pekerjaan yang terjadi, serta memetakan keterampilan dan sistem yang dibutuhkan untuk mendukungnya. Studi ini bertujuan untuk mendukung upaya nasional dalam menyelaraskan pengembangan tenaga kerja dengan penerapan hidrogen, guna memastikan transisi yang adil dan inklusif.

Timeline Proposal

Calon penyedia jasa harus menyerahkan paket proposal yang terdiri dari proposal teknis (latar belakang, tugas yang akan dilaksanakan, metodologi, jadwal), proposal biaya (total tarif tenaga kerja yang diusulkan dan biaya lainnya), serta resume & portfolio yang relevan. Semua penawar juga diharuskan untuk menyerahkan dokumen penawaran administratif, yang dapat diunduh melalui tautan ini s.id/documentsrfpcommsiesr.

Proposal akan diterima paling lambat pukul 23:59 Waktu Indonesia Barat (WIB, GMT+07) pada hari Minggu, 7 September 2025. Setiap pengajuan yang diterima setelah tanggal dan waktu tersebut akan dianggap tidak dapat diterima. Mohon sampaikan pertanyaan dan pengajuan kepada rheza@iesr.or.id serta cc ke warih@iesr.or.id,  anindita@iesr.or.idalifiadarmayanti@iesr.or.id, dan deasy@iesr.or.id. Tolong cantumkan “RFP Response – Research Consultant for Labor Market and Skills Required for Indonesia’s Green Hydrogen Economy” pada subjek Email.

GETI-RFP-Workforce-and-Skills-Mapping-in-GreenHydrogen-Sector_vF_27082025-signed
Download

Share on :

Related Article