Fabby Tumiwa

Chief Executive Officer

Fabby Tumiwa adalah Chief Executive Officer/CEO Institute for Essential Services Reform (IESR) dan seorang pakar strategi transisi energi. Sebagai salah satu pendiri IESR sejak tahun 2006, ia telah memimpin organisasi ini sejak awal pendiriannya, mengarahkan visi strategis dalam memajukan kebijakan energi berkelanjutan, mempercepat penyebaran energi terbarukan, serta mendukung transisi Indonesia menuju sistem energi rendah karbon.

Dengan pengalaman lebih dari 20 tahun di bidang kebijakan dan regulasi energi, Fabby merupakan advokat kuat untuk energi terbarukan dan aksi iklim. Ia memberikan masukan kepada berbagai instansi pemerintah Indonesia, pelaku bisnis, organisasi non-pemerintah (LSM), dan lembaga pembangunan multilateral mengenai regulasi kelistrikan, kebijakan energi terbarukan, efisiensi energi, serta kebijakan perubahan iklim. Ia pernah menjabat sebagai delegasi Indonesia dalam negosiasi perubahan iklim internasional dari tahun 2006 hingga 2017, menjadi anggota Kelompok Kerja Dewan Nasional Perubahan Iklim (2009–2014), dan anggota Komite Pengarah Indonesia Climate Change Trust Fund (ICCTF) (2015–2019). 

Ia menempuh pendidikan di bidang Teknik Elektro dari Universitas Kristen Satya Wacana, serta pendidikan lanjut di bidang Tata Kelola Industri Ekstraktif dari Central European University, dan Kebijakan Energi dan Iklim dari Fletcher School, Universitas Tufts.

Di luar pekerjaan profesional utamanya, Fabby memainkan peran aktif dalam berbagai inisiatif nasional dan internasional. Ia merupakan salah satu pendiri Masyarakat Konservasi Energi dan Efisiensi Energi Indonesia (MASKEEI) Asosiasi Energi Surya Indonesia (AESI) pada tahun 2016 dan menjabat sebagai Ketua Umum pada tahun 2021, serta sebelumnya pernah menjabat dalam Komite Pengarah Extractive Industries Transparency Initiative (EITI) (2011–2015). Ia adalah alumnus LEAD Fellowship (2007) dan Eisenhower Fellowship (2009), pernah menjadi anggota Dewan Penasihat Keberlanjutan GoJek Indonesia, serta anggota dewan penasihat Indonesia Energy Transition Partnership (ETP) dan aktif sebagai penasihat ahli di berbagai organisasi energi terbarukan a.l. METI, MASKEEI, AESI dan asosiasi pelaku usaha a.l. AEML serta APLSI.

Pada tahun 2023, ia ditunjuk sebagai anggota High-Level Consultative Group (HLCG) untuk Energy Transition Accelerator, sebuah inisiatif dari Departemen Luar Negeri AS, Rockefeller Foundation, dan Bezos Earth Fund. Pada 2024 dia ditunjuk menjadi anggota Green and Low Carbon Expert Network (GLEN) BRIGC. Sejak 2025, Fabby menjadi anggota IEA Technology and Innovation Advisory Board dan World Economic Forum (WEF) Energy and Industry Transition Intelligence Advisory Board. 

Publikasi Terkait

Artikel Terkait