Skip to content

Kontan | Menimbang Untung Rugi Investasi Kabel Bawah Laut Australia-Singapura Bagi Indonesia

Author :

Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengungkapkan, berdasarkan jenis teknologinya yakni kabel listrik arus searah (HVDC) maka fasilitas kabel ini besar kemungkinan tidak bisa dipakai bersama oleh Indonesia. “Manfaat yang bisa kita dapatkan adalah jika pabrik kabel dan komponennya dibangun di Indonesia,” ungkap Fabby kepada Kontan.co.id, Senin (7/2). Fabby menjelaskan, jika fasilitas pabrik HVDC dibangun di Indonesia maka ke depannya akan ada keuntungan bagi pemerintah. Salah satunya untuk kebutuhan interkoneksi kelistrikan antar pulau.

Baca selengkapnya di Kontan

Share on :

No comment yet, add your voice below!


Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Article

Delapan Rekomendasi IETD 2023

Jakarta, 20 September 2023 – Transformasi sektor ketenagalistrikan dengan pengembangan energi terbarukan dan percepatan pengakhiran operasional PLTU batubara membutuhkan pembiayaan signifikan.  Tersedianya pembiayaan transisi energi

Selengkapnya >
IESR-Secondary-logo

Dengan mengirimkan formulir ini, Anda telah setuju untuk menerima komunikasi elektronik tentang berita, acara, dan informasi terkini dari IESR. Anda dapat mencabut persetujuan dan berhenti berlangganan buletin ini kapan saja dengan mengklik tautan berhenti berlangganan yang disertakan di email dari kami. 

Newsletter