Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai rencana pemerintah menghentikan insentif kendaraan listrik pada 2026 tidak tepat. Pasalnya, nilai insentif yang dikeluarkan negara dinilai jauh lebih kecil dibandingkan beban ekonomi akibat kerusakan lingkungan dan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh emisi sektor transportasi.