Seri 10P: The Future of Transport

Pada tahun 2017, IESR bersama individu-individu yang peduli terhadap kemajuan pemenuhan energi di Indonesia menginisiasi sebuah forum seri diskusi inklusif yang diberi nama Pojok Energi. Seri Diskusi Pojok Energi dilakukan secara berkala setiap bulan dan diharapkan menjadi forum diskusi yang interaktif bagi semua pemangku kepentingan di sektor energi, kaum awam, dan publik secara luas untuk saling tukar menukar gagasan dan pengetahuan terkait dengan isu energi.

Beragam isu yang diangkat dalam Pojok Energi dibahas secara lebih mendalam oleh IESR dan didokumentasikan dalam Seri 10 P (10 Pertanyaan) yang dikeluarkan setelah diskusi selesai.

Dalam perkembangannya, Seri 10P kemudian menjadi bagian publikasi reguler IESR untuk membahas dan menyebarluaskan informasi terkait isu-isu energi dalam bentuk topik yang lebih spesifik. Seri 10P mengikuti format FAQ (frequently asked questions/hal-hal yang sering ditanyakan), di mana sebuah topik dibahas dalam maksimal 10 pertanyaan dengan jawaban yang elaboratif, disertai rekomendasi IESR.

Seri 10P ini membahas kemajuan kebijakan dan regulasi mengenai kendaraan listrik di Indonesia, ketersediaan infrastruktur pendukung, ada atau tidaknya insentif bagi masyarakat, dan bagaimana mendorong penggunaan energi terbarukan sebagai sumber energi untuk kendaraan listrik di Indonesia.

Seri 10P: Sustainable Cities

Pada tahun 2017, IESR bersama individu-individu yang peduli terhadap kemajuan pemenuhan energi di Indonesia menginisiasi sebuah forum seri diskusi inklusif yang diberi nama Pojok Energi. Seri Diskusi Pojok Energi dilakukan secara berkala setiap bulan dan diharapkan menjadi forum diskusi yang interaktif bagi semua pemangku kepentingan di sektor energi, kaum awam, dan publik secara luas untuk saling tukar menukar gagasan dan pengetahuan terkait dengan isu energi.

Beragam isu yang diangkat dalam Pojok Energi dibahas secara lebih mendalam oleh IESR dan didokumentasikan dalam Seri 10 P (10 Pertanyaan) yang dikeluarkan setelah diskusi selesai.

Dalam perkembangannya, Seri 10P kemudian menjadi bagian publikasi reguler IESR untuk membahas dan menyebarluaskan informasi terkait isu-isu energi dalam bentuk topik yang lebih spesifik. Seri 10P mengikuti format FAQ (frequently asked questions/hal-hal yang sering ditanyakan), di mana sebuah topik dibahas dalam maksimal 10 pertanyaan dengan jawaban yang elaboratif, disertai rekomendasi IESR.

Seri 10P ini membahas tata kelola perkotaan yang memperhatikan aspek-aspek berkelanjutan, peran berbagai pihak untuk mendorong gaya hidup berkelanjutan, serta contoh-contoh tepat guna yang dapat men-jadi pembelajaran.

Seri 10P: Quo Vadis Listrik Perdesaan

Pada tahun 2017, IESR bersama individu-individu yang peduli terhadap kemajuan pemenuhan energi di Indonesia menginisiasi sebuah forum seri diskusi inklusif yang diberi nama Pojok Energi. Seri Diskusi Pojok Energi dilakukan secara berkala setiap bulan dan diharapkan menjadi forum diskusi yang interaktif bagi semua pemangku kepentingan di sektor energi, kaum awam, dan publik secara luas untuk saling tukar menukar gagasan dan pengetahuan terkait dengan isu energi.

Beragam isu yang diangkat dalam Pojok Energi dibahas secara lebih mendalam oleh IESR dan didokumentasikan dalam Seri 10 P (10 Pertanyaan) yang dikeluarkan setelah diskusi selesai.

Dalam perkembangannya, Seri 10P kemudian menjadi bagian publikasi reguler IESR untuk membahas dan menyebarluaskan informasi terkait isu-isu energi dalam bentuk topik yang lebih spesifik. Seri 10P mengikuti format FAQ (frequently asked questions/hal-hal yang sering ditanyakan), di mana sebuah topik dibahas dalam maksimal 10 pertanyaan dengan jawaban yang elaboratif, disertai rekomendasi IESR.

Seri 10P ini membahas perkembangan, tantangan, dan arah penyediaan listrik perdesaan dengan memperhatikan aspek-aspek yang mendasar, di antaranya kebutuhan desa, penggunaan energi lokal terbarukan, pendanaan, dan pengarusutamaan gender.

Energy Delivery Model – Indonesia Implementation

The Energy Delivery Model (EDM) project is a collaboration between CAFOD and IIED, aiming to build understanding of the enabling factors and barriers to delivering energy services for poor groups, learning from practitioner experience and research.

A case study is then used to describe how the EDM approach was tested on the ground in Indonesia, in collaboration with two local partners, the Institute for Essential Services Reform (IESR) and the Indigenous Peoples Alliance of the Archipelago (AMAN), and a community living in a remote part of Flores Island in East-Nusa Tenggara (NTT) Province. NTT Province was chosen because it has the highest levels of energy poverty in Indonesia, and because the region is being targeted by national and local government as a priority area for accelerating energy access. The EDM design process in Indonesia led to the further development of the ‘Energy Delivery Model Toolkit’. This consists of a six-step participatory design process supported by two innovative tools (the Delivery Model Map and Canvas). The toolkit can be used by project/service developers and end users not only to design new energy services but also to review existing projects/services and to inform more effective design of future energy services.

Laporan – Electricity Supply Monitoring Initiative

Penyediaan listrik yang handal dan berkualitas masih menjadi persoalan dalam penyediaan layanan listrik di Indonesia. Hal ini terungkap dari hasil pemantauan kualitas listrik PLN oleh Institute for Essential Services Reform (IESR) melalui project Electricity Supply Monitoring Initiative (ESMI).

ESMI merupakan sebuah inisiatif pemantauan kualitas listrik pada pelanggan yang awalnya dikembangkan oleh Prayas Energy Group, sebuah NGO di India. ESMI menggunakan alat portable Electricity Supply Monitor (ESM), yang dipasang dan dihubungkan ke saluran listrik di rumah pelanggan. ESM akan merekam tegangan setiap menitnya serta frekuensi dan durasi listrik padam yang terjadi, kemudian mengirimkannya datanya ke sebuah server. Dengan ESM, rekaman tegangan dan gangguan listrik di sisi pelanggan dapat dipantau real time. Data yang direkam oleh ESM tersebut diolah dan ditampilkan di website sehingga dapat dilihat dan dipantau pula oleh publik. Metode crowdsourcing ini dapat menyediakan data kualitas listrik dari berbagai lokasi dalam waktu bersamaan.

Hasil pemantauan ESMI yang dapat dilihat melalui http://pantaulistrikmu.id menunjukkan bahwa wilayah-wilayah yang telah mendapatkan pasokan listrik yang memadai seperti Jakarta tetap menghadapi permasalahan seperti pemadaman listrik dan kualitas tegangan yang beragam.

Seri 10P: Menerangi Indonesia

Pada tahun 2017, IESR bersama individu-individu yang peduli terhadap kemajuan pemenuhan energi di Indonesia menginisiasi sebuah forum seri diskusi inklusif yang diberi nama Pojok Energi. Seri Diskusi Pojok Energi dilakukan secara berkala setiap bulan dan diharapkan menjadi forum diskusi yang interaktif bagi semua pemangku kepentingan di sektor energi, kaum awam, dan publik secara luas untuk saling tukar menukar gagasan dan pengetahuan terkait dengan isu energi.

Beragam isu yang diangkat dalam Pojok Energi dibahas secara lebih mendalam oleh IESR dan didokumentasikan dalam Seri 10 P (10 Pertanyaan) yang dikeluarkan setelah diskusi selesai.

Dalam perkembangannya, Seri 10P kemudian menjadi bagian publikasi reguler IESR untuk membahas dan menyebarluaskan informasi terkait isu-isu energi dalam bentuk topik yang lebih spesifik. Seri 10P mengikuti format FAQ (frequently asked questions/hal-hal yang sering ditanyakan), di mana sebuah topik dibahas dalam maksimal 10 pertanyaan dengan jawaban yang elaboratif, disertai rekomendasi IESR.

Seri 10P ini membahas listrik berkualitas dan berkeadilan untuk seluruh lapisan masyarakat Indonesia.