TDL Dinaikkan, PLN Bakal Kesulitan

JAKARTA – Pengamat Kelistrikan Fabby Tumiwa mengungkapkan PT PLN (Persero) akan mengalami kesulitan lantaran menurunkan marginnya. Pasalnya PLN harus memenuhi sejumlah persyaratan (covenant) pinjaman.

Ini terkait rencana Menteri Keuangan untuk menaikkan Tarif Dasar Listrik (TDL) dan menekan margin menurunkan kelayakan finansial PLN.

“Selain itu, menurunkan margin akan menurunkan kelayakan finansial PLN,” ungkap Fabby melalui pesan singkatnya kepada okezone di Jakarta, Jumat(13/5/2011).

Dia menjelaskan, meskipun TDL nantinya akan dinaikkan 10-15 persen, namun tidak akan mampu menutupi biaya produksi. “Kenaikan itu hanya cukup untuk offset kenaikan harga bahan bakar saja,” paparnya.

Lebih jauh dia menjelaskan, pemerintah tetap harus memberikan subsidi pada PLN, jika tidak, maka PLN tidak akan mempunyai cukup finansial untuk melakukan investasi dan melakukan operasi dengan baik. “Dampaknya kepada pelayanan para konsumen,” tutupnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Menteri Keuangan Agus Martowardojo mengungkapkan akan ada penyesuaian harga listrik, yang artinya akan ada kenaikan TDL sebesar 10-15 persen pada 2012.

“Subsidi, kita mengharapkan di 2012 bisa ada penyesuaian harga listrik antara 10 sampai 15 persen,” ujar Agus di Jakarta.

Selain itu, Agus menuturkan guna mendukung penurunan subsidi, pihaknya juga bermaksud menurunkan margin PLN. “Margin bisa diturunkan dari delapan persen menjadi tiga persen. Ini margin PLN maksudnya,” tambah Agus.
(ade)

sumber: okezone.com.

Share on :