Kompas.id | Menjawab Risiko Eksplorasi Panas Bumi melalui Inovasi Teknologi

​Analis Sistem Ketenagalistrikan dan Energi Terbarukan Institute for Essential Services Reform (IESR), Alvin Putra S, menyatakan, pihaknya menyambut baik komitmen Presiden terkait percepatan pemanfaatan energi terbarukan. Namun, belum terlihat adanya transparansi dari pernyataan-pernyataan tersebut, termasuk kejelasan dokumen perencanaan yang disiapkan. Tanpa landasan yang terbuka dan terukur, komitmen itu dikhawatirkan berhenti pada tataran wacana. Baca Lebih lanjut…

Read More

Republika | Biaya Kerusakan Lingkungan Akibat Emisi Lebih Mahal daripada Insentif Kendaraan Listrik

Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai rencana pemerintah menghentikan insentif kendaraan listrik pada 2026 tidak tepat. Pasalnya, nilai insentif yang dikeluarkan negara dinilai jauh lebih kecil dibandingkan beban ekonomi akibat kerusakan lingkungan dan dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh emisi sektor transportasi. Baca selengkapnya di Republika.

Read More

Kata Data | Komitmen Pensiun Dini PLTU Meredup, IESR Sebut Kemunduran Transisi Energi

Institute for Essential Services Reform (IESR) menilai belum ditindaklanjutinya rencana pensiun dini Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Cirebon-1 menunjukkan meredupnya komitmen pemerintah dalam transisi energi. Di sisi lain, muncul wacana PLN akan membatalkan pensiun dini PLTU tersebut karena biaya penalti yang terlalu besar. Baca selengkapnya di Kata Data.

Read More