COP20 Lima, Peru : This Is My Story

Dec, 13 2014

Penulis :

IMG_0926

Menghadiri COP20 di Lima to some extend memberikan saya rasa excited tapi juga khawatir. Excited, karena pada akhirnya saya bisa tahu apa yang menjadi kelanjutan dari seluruh rangkaian diskusi di ADP yang sudah dimulai dari semenjak COP17 di Durban tahun 2011. Mengapa saya khawatir, karena terus terang saja, COP tidak pernah mendekati kata ‘senang-senang’, COP itu artinya adalah nongkrong di venue, kadang di luar ruangang-ruangan closed meetings, yang bisa sampai berlarut-larut malam; kadang, menunggu adanya keputusan dari setiap pertemuan-pertemuan tersebut. Dua minggu nonstop dengan keadaan seperti itu bukanlah sesuatu yang menyenangkan.

Setiap COP yang saya ikuti memberikan keadaan yang berbeda-beda dan memberikan saya sedikit insight mengenai apa yang terjadi di fora internasional.

FullSizeRender

Artikel Terkait
Jul, 19 2018

TEMPO.CO, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyatakan belum berencana membatalkan aturan penunjukan langsung untuk pengembangan pembangkit listrik tenaga uap mulut tambang.

Jan, 31 2012

Upaya untuk melepas ketergantungan terhadap Bahan Bakar Minyak BBM seringkali disampaikan oleh pemerintah, tetapi nyatanya Indonesia masih bersandar pada bahan bakar fosil. Berbagai usaha untuk

Jul, 27 2017

Mutu Pasokan yang Diterima Pelanggan Timpang JAKARTA, KOMPAS — Institute for Essential Services Reform mendorong realisasi pembentukan tarif listrik yang adil bagi seluruh pelanggan PT

Sep, 30 2010

Kamis 30 September 2010, Halaman 13, ENERGI Jakarta, Kompas – Masyarakat pedesaan menegaskan bahwa mereka sebenarnya mampu untuk mandiri energi dan bahwa di dalam masyarakat pada

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close