Jangan Buru-buru Cabut Subsidi Listrik

Nov, 9 2015

Penulis :

347288_ilustrasi-meteran-listrik-900-va-_663_382

Jangan sampai orang yang tidak tepat masih dapat subsidi.

VIVA.co.id – Rencana pemerintah membenahi subsidi listrik khususnya penguna rumah tangga tahun depan, mulai disosialisasikan kepada masyarakat. Kajian yang dilakukan pemerintah semakin jelas arahnya.
Subsidi yang saat ini diberikan kepada rumah tangga yang menggunakan daya listrik sebesar 900 Volt Ampere (VA) kemungkinan akan dicabut. Sedangkan pengguna daya 450 VA tetap disubsidi pemerintah.

“Yang 900 VA akan kami sisir. Kita nanti akan melakukan kebijakannya seperti apa, dan bentuknya seperti apa, nanti kita perhitungkan,” ujar Sudirman di Jakarta Minggu 8 November 2015.
Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR), Fabby Tumiwa menyambut baik langkah pemerintah tersebut. Menurutnya, pembenahan subsidi listrik memang mendesak untuk dilakukan.

Namun dia mengingatkan, ada sejumlah pekerjaan rumah yang harus segera diperjelas pemerintah dan otoritas terkait khususnya Perusahaan Listrik (PLN), untuk merealisasikan kebijakan ini. Antara lain, terkait data pengguna listrik subsidi tersebut dan dampak dari kebijakan tersebut dari segala aspek, baik sosial dan ekonomi di masyarakat.

“Jangan terburu-buru menghapus subsidi. Pikirkan mekanisme yang tepat apakah menaikkan tarif untuk golongan 900 VA atau mendorong untuk migrasi ke 1.300 VA. Jadi implementasi kebijakan yang perlu jelas,” ujarnya kepada VIVA.co.id, Senin 9 November 2015.

Sumber: VIVA.co.id.

Artikel Terkait
Oct, 21 2014

Raras Cahyafitri, The Jakarta Post – The second phase of the country’s ambitious 10,000 megawatt (MW) electricity procurement fast-track program (FTP-2) is progressing slowly due

Oct, 29 2015

  Metrotvnews.com, Jakarta: Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) akan menghapus subsidi listrik yang salah sasaran kepada 23 juta pelanggan PLN per

Mar, 24 2010

karta | Wednesday, 24/03/2010 18:53 WIB | Oleh: Beny Mudesta Putra Di tengah memburuknya pelayanan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), ada rencana pemerintah menaikkan tarif

Sep, 21 2012

BY NURSEFFI DWI WAHYUNI & RAHMA OKTORIA JAKARTA (IFT) – Biaya pembelian listrik yang dilakukan PT PLN (Persero), badan usaha milik negara di sektor ketenagalistrikan, sepanjang semester

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close