Tips untuk Mengurangi Emisi Gas Rumah Kaca dari Aktivitas Sehari-hari

Apr, 4 2011

Penulis :

Oleh: Cut Rindayu

Jakarta Tanpa kita sadari, kebiasaan dalam kehidupan sehari-hari ternyata cukup konsumtif dan boros energi. Dari meninggalkan lampu menyala di kamar kosong, memakai sedotan untuk minum, membeli air minum dalam kemasan setiap hari, sampai dengan membuang-buang kertas yang masih bisa dipakai.

Padahal, dengan menghemat energi listrik dan tidak konsumtif dengan pemakaian plastik dan kertas, kita bisa membuat bumi lebih sehat lho. Hal ini dikarenakan setiap konsumsi energi dan barang dari aktivitas kita sehari-hari menghasilkan emisi gas rumah kaca yang dapat mempercepat pemanasan global. Gas rumah kaca tersebut menciptakan bumi yang lebih hangat sehingga mengancam keselamatan organisme yang tinggal di dalamnya. Perubahan temperatur ini nantinya menyebabkan perubahan iklim.

Untuk itu, kita bisa mengurangi emisi gas rumah kaca dari aktivitas sehari-hari lewat cara berikut:

 

1.  Lakukan efisiensi energi:

–        Matikan lampu yang tidak anda gunakan.

–        Jangan meninggalkan peralatan elektronik dalam posisi stand by. Usahakan mencabut alat dari sumber listrik.

–        Kita tinggal di negara tropis, manfaatkanlah sinar matahari untuk penerangan dan juga untuk mengeringkan cucian Anda.

 

2.  Kurangi frekuensi menggunakan kendaraan bermotor pribadi:

–        Untuk jarak kurang dari 500 m biasakan berjalan kaki, selain itu lebih sehat kan.

–        Gunakan sepeda untuk transportasi yang tidak memiliki gas buang.

–        Untuk jarak lebih dari 3 km, anda bisa berbagi kendaraan (car pooling).

 

3.  Kurangi penggunaan air minum dalam botol kemasan dan sedotan:

–        Biasakan membawa tempat minum Anda sendiri.

–        Bila memungkinkan, hindari pemakaian sedotan plastik karena dapat menghasilkan emisi karbon cukup besar.

 

4.  Kurangi sampah organik Anda:

–        Olah sampah organik Anda menjadi kompos.

–        Pengurangan emisi sampah dapat dilakukan dengan lebih baik apabila disertai dengan pemisahan sampah organik dari non-organik.

 

5.  Kurangi penggunaan kertas:

–        Lakukan pencetakan bolak-balik (duplex) untuk mengehemat penggunaan kertas.

–        Untuk dokumen berupa draft dan tidak memerlukan kertas bersih, gunakan kertas bekas untuk cetak.

Semoga tips ini bermanfaat untuk pembaca. Bagi yang masih penasaran dengan apa itu emisi gas rumah kaca dari aktivitas sehari-hari manusia, bisa klik ke situs ini http://karbonkalkulator.iesr-indonesia.org/

Artikel Terkait
Aug, 7 2018

  Foto: antara Potensi dan Pemanfaatan Energi Surya Indonesia memiliki potensi energi surya yang cukup berlimpah. Data Kementerian ESDM menyebutkan potensi energi surya Indonesia mencapai

Feb, 23 2012

Oleh: Morentalisa Selama beberapa dekade perkembangan industri ekstraktif (minyak, gas dan tambang), industri ini dikenal sebagai industri yang bersifat sangat tertutup dan cenderung elitis. Tidak

Apr, 25 2016

Paris Agreement yang disepakati pada COP 21 di Paris yang lalu, telah memasuki masa penandatanganan bagi seluruh pihak yang tergabung dalam UNFCCC. Masa penandatangan ini

Dec, 6 2011

Negosiasi perubahan iklim di Durban masih berjalan dengan sangat lambat, walaupun ada harapan terjadi sejumlah kesepakatan di isu adaptasi dan pendanaan, tetapi kejelasan masa depan

0 Comment

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published, Required fields are marked

Close
Support Online
 
Chat
 
Support Online
+