Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan, upaya pemerintah dalam percepatan penggunaan kendaraan listrik, mencerminkan urgensi transformasi industri otomotif.
Baca selengkapnya di Tribunnews.
Subsidi kendaraan listrik sebaiknya menyasar transportasi publik berbasis listrik dan sepeda motor listrik. Di sisi lain, ekosistem kendaraan listrik, seperti stasiun pengisian ulang dan penukaran baterai, perlu terus dibangun.
Baca selengkapnya di Kompas.
Adopsi motor listrik diprediksi bisa bertambah lebih banyak. Environmental Policy Researcher IESR, Ilham R.F. Surya mengatakan, pemberian subsidi kendaraan listrik bisa membuat pertumbuhan motor listrik lebih ngebut.
Baca selengkapnya di Kontan.
Keputusan pemerintah tidak memberi bantuan tunai untuk pembelian mobil listrik didukung sejumlah pihak. Insentif kendaraan listrik berupa pengurangan harga dinilai lebih cocok untuk sepeda motor listrik.
Baca selengkapnya di Tempo.
Direktur Eksekutif Institute for Essential Services Reform (IESR) Fabby Tumiwa mengatakan pangsa pasar kendaraan listrik di Indonesia masih kurang dari 1 persen dari jumlah penjualan secara global.
Baca selengkapnya di CNN.
Pemerintah dinilai masih memiliki banyak pekerjaan rumah untuk mendorong masyarakat melakukan konversi dari motor BBM menjadi motor listrik meski telah memberikan subsidi sebesar Rp 7 juta per unit. Subsidi ini juga diberikan untuk pembelian motor listrik baru.
Baca selengkapnya di Kata Data.
Dalam penghitungan Institute for Essential Services Reform (IESR), untuk mencapai puncak emisi sektor listrik pada 2030 diperlukan pengakhiran operasi PLTU dan penambahan kapasitas pembangkit energi terbarukan pada kurun yang sama. Adapun dalam RUPTL 2021-2030 telah tertuang tambahan 20,9 gigawatt (GW) dari pembangkit energi terbarukan.
Baca selengkapnya di Kompas.
Program Manager Transformasi Energi Institute for Essential Services Reform (IESR), Deon Arinaldo, mengatakan, untuk mencapai puncak emisi sektor listrik di 2030, perlu dilakukan pengakhiran Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) dan penambahan kapasitas pembangkit energi terbarukan (EBT) pada kurun waktu yang sama.
Baca selengkapnya di Warta Ekonomi.
Pelepasan saham perdana atau initial public offering (IPO) PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dinilai penting untuk optimalisasi bauran energi, yakni meningkatkan bauran energi terbarukan guna mencapai 34 persen pada 2030.
Baca selengkapnya di ANTARA.
Kebijakan energi dalam negeri juga tidak cepat untuk melakukan transisi — terutama untuk energi surya, yang merupakan sumber utama dalam jalur Indonesia menuju net zero — kata Daniel Kurniawan, seorang peneliti yang berfokus pada surya untuk Institute for Essential Services Reform.
Baca selengkapnya di AP News.
Program Officer Sustainable Energy Access IESR Icmi Safitri kembali menegaskan peran mahasiswa untuk terus menjadi bagian dari transisi energi dan turut mengedukasi tentang pemanfaatan energi bersih serta secara konkret ikut aktif dalam meningkatkan kapasitas terpasang PLTS Atap di Indonesia.
Baca selengkapnya di Neraca.
Manajer Program Transformasi Energi Institute for Essential Services Reform (IESR) Deon Arinaldo meniai masuknya energi baru dalam RUU EBET justru akan membuat Indonesia terjebak dengan infrastruktur energi fosil.
Baca selengkapnya di CNN.